Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Apa Itu Linux ?
Sobat kalong, kali ini ane mau share tentang OS Linux, yuk baca
Linux adalah nama dari sebuah sistem operasi yang
berbasis Unix yang disebarluaskan ke masyarakat secara gratis dan berada di
bawah lisensi GNU General Public License (GPL), yang berarti bahwa Linux
didistribusikan berikut dengan source code-nya. Ketersediaan akses kode sumber
memungkinkan para pengguna untuk memodifikasi sistem operasi ini yang kemudian
diperbolehkan juga untuk digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas.
Nama Linux sendiri diambil dari nama si penciptanya yaitu Linus Torvalds, untuk
lebih jauh tentang sejarah Linux akan kami bahas pada artikel berikutnya.
Yang menjadi perbedaan paling utama antara sistem operasi
Linux dengan sistem operasi populer lainnya adalah terletak pada kernel Linux
dan komponen-komponen yang menyususnnya yang bida diakses secara bebas dan
terbuka. Namun perlu pembaca ketahui, linux bukanlah satu-satunya sistem
operasi yang berada pada kategori open source, masih terdapat beberapa sistem
operasi lain yang bersifat sama dengan Linux. Akan tetapi Linux menjadi contoh
terbaik dan sistem operasi open source yang paling banyak digunakan.
Pengembangan sistem operasi Linux dilakukan dengan cara
mendistribusikannya secara bebas sehingga setiap calon pengguna dapat
mendownload sistem operasi ini di internet atau mendapatkannya dari forum-forum
khusus. Forum pengguna Linux biasanya membentuk sebuah komunitas khusus untuk
memodifikasi sistem, setelah itu kode sumber yang telah dimodifikasi dan
dikembangkan tersebut kembali dibagikan melalui internet atau media lainnya.
Siapapun bebas untuk bergabung dengan komunitas dalam pengembangan sistem
operasi Linux.
Sejarah Linux
Berikutnya, beribu-ribu penulis program sukarelawan seluruh
dunia telah menyertai proyek ini.
Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan proyek
GNU, proyek pengembangan perangkat lunak bebas (free software) yang didasari
pandangan bahwa perangkat lunak itu harusnya tidak menyertakan batasan apapun
(bebas) saat diterima oleh pengguna. Pandangan ini tertuang dalam satu lisensi
dengan nama General Public License atau disingkat GPL. Richard Stallman
merupakan motor utama yang memulai proyek GNU pada tahun 1983. Proyek ini
bertujuan untuk membuat sistem operasi lengkap — kompiler, utiliti aplikasi,
utiliti pembuatan dan program lainnya sehingga dapat membentuk satu sistem yang
dapat digunakan. Kesemuanya menggunakan lisensi GPL. Pada tahun 1991 proyek GNU
telah menghasilkan hampir semua komponen sistem, kecuali kernel, yang merupakan
komponen utama sebuah sistem operasi lengkap. Torvalds mengisi kekosongan itu
dengan kernel buatannya, yang dapat berjalan bersama komponen GNU. Kesemua
aplikasi GNU beserta kernel yang dibuat oleh Torvald dan sukarelawan lainnya
itulah yang membentuk satu sistem operasi lengkap yang bernama Linux.
Ada sedikit keberatan dari Stallman terhadap penyebutan
Linux. Penyebutan itu seolah menganulir kontribusi GNU yang menyumbangkan
banyak sekali komponen aplikasi sehingga Linux sebagai kernel dapat digunakan
secara umum. Karena itu ia mengusulkan untuk setiap penyebutan Linux,
menyertakan nama GNU atau tepatnya GNU/Linux untuk definisi sistem yang terdiri
dari kernel Linus Torvald dan aplikasi pendukung buatan GNU. Namun dikalangan
umum, nama Linux lebih dikenal. Hingga tahun 2008, kernel yang dikembangkan
oleh GNU dengan nama GNU Hurd masih belum selesai.
Kelebihan dan Kekurangan Linux
Apabila terdapat dua produk yang sama peruntukkannya sudah
lazim bagi kita membandingkan kedua atau lebih produk tersebut. Linux sama
halnya dengan produk-produk lain yang mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Berikut ini kami ulas beberapa kelebihan dan kekurangan sistem operasi Linux.
Kelebihan Linux
- Open Source; Linux adalah salah satu sistem operasi yang bersifat open source, bebas untuk dimiliki, bebas untuk dikembangkan, dan bebas untuk didistribusikan ulang.
- Freeware; Linux merupakan sistem operasi yang mempunyai bersifat Freeware, hal ini berarti siapapun baik untuk penggunaan pribadi, kelompok, dan instansi sekalipun dapat menggunakan sistem operasi ini secara bebas dan tanpa dituntut untuk membayar royalty kepada si penciptanya.
- Minimal Hardware; Linux hanya membutuhkan spesifikasi hardware komputer yang rendah, namun tetap untuk kebutuhan yang tinggi seperti grafis dan lainnya disarankan untuk menggunakan spesifikasi yang lebih tinggi.
- Skalabilitas; Linux dapat berjalan pada mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy atau pada mesin besar seperti Beowulf Clusters.
- Stabilitas; Keandalan linux dipercaya oleh badan sekelas NASA, NASA menggunakan sistem operasi Linux untuk sebuah percobaan tanaman di luar angkasa yang membutuhkan kestabilan sistem tinggi.
- Shared Libraries; Linux menggunakan sistem penomoran versi Shared Libraries. Sehingga memungkinkan untuk memperbaharui versi tanpa akan adanya kerusakan pada program lain.
- Non-Fragmentasi; Pengguna linux dipermudah dalam penggunaan untuk mengedit, membuat, dan menghapus file tanpa harus kuatir akan terjadinya fragmentasi pada program atau data yang ada.
- Kebal Virus; Linux lebih kebal terhadap serangan virus dibandingkan dengan sistem operasi lain seperti yang berbasis DOS. Hal ini merupakan yang paling penting karena berhubungan dengan sistem keamanan.
Masih terdapat beberapa kelebihan lainnya dari sistem
operasi linux, yaitu: Bugfix, Native Protocol TCP/IP, File System 32 Bit, Multi
User, Multiconcole, Multitasiking, Virtual Memory, Akses Sistem File, EMulator,
Partition Mounting. Selain itu Linux juga mendukung beberapa software penting
untuk sebuah server andal, diantaranya: Proxy Serverl Local, Transparent Proxy,
Web Server, FTP Server, Remote, Firewall, Shell Programmbale. Selain itu Linux
juga menyediakan dukungan terhadap fasilitas GUI (Graphic User Interface).
Kekurangan Linux
- User awam akan mengalami kesulitan ketika pertama kali menggunakan Linux, karena sistem operasi ini sama sekali berbeda dengan sistem operasi populer semacam Windows.
- Beberapa jenis Linux masih belum optimal dalam penyajian WYSYWYG (What You See is What You Get). Namun kelemahan ini sekarang sudah mulai diperbaiki dan kita sudah bisa menggunakan sistem operasi Linux yang benar-benar telah mendekati nilai sempurna.
Contoh Distribusi Linux
- Ubuntu
- Debian Linux
- Redhat Linux
- Mandrake Linux
- Caldera Open Linux
- Slackware Linux
- OpenSUSE Linux
- Corel Linux
- Turbo Linux
- Fedora
- BackTrack
- Kali Linux
- Xandros
- ClearOS
- Chrome OS
- Gentoo Linux
- Sabayon
- CentOS
- DLL
Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat
salam kalong
Mengenal Openfire Chat Server
Hallo sobat kalong, kali ini ane mau share apa itu openfire, pernah gak sobat kalong menggunakan aplikasi netmeeting bawaan windows, dulu ane pernah pake di windows xp, aplikasi chatting berbasis lan yang asik. cuma setelah versi windows 7, netmeeting dihapuskan. entah kenapa penyebabnya.
Nah openfire fungsinya sama. dia adalah aplikasi server chatting. bisa LAN. atau Internet berbasis IP Statis.
Dikutip dari website resmi openfire, https://www.igniterealtime.org/projects/openfire/
Dengan openfire sobat bisa membuat server chatting sendiri, buat kantoran juga penting loh aplikasi chatting ini, agar mempermudah komunikasi.
Openfire is a real time collaboration (RTC) server licensed under the Open Source Apache License. It uses the only widely adopted open protocol for instant messaging, XMPP (also called Jabber). Openfire is incredibly easy to setup and administer, but offers rock-solid security and performance.
Sekian penjelasan dari kalongers tentang openfire, semoga bermanfaat
Cara Install Openfire Di Centos 7
Sobat kalongers, kali ini ane mau share gimana caranya install openfire di centos 7, kalau yang belum tau apa itu openfire silakan baca : http://infokalong.blogspot.co.id/2017/05/mengenal-openfire-chat-server.html
pertama tama ketik command dibawah ini. untuk install wget nya terlebih dahulu,
kemudian download paket openfire nya denga perintah
yum install -y nano wget
wget http://download.igniterealtime.org/openfire/openfire-4.0.2-1.i386.rpmkemudian install paketnya dengan cara ketik command
yum install -y openfire-4.0.2-1.i386.rpmuntuk install paket dll nya, ketik command ini
yum install -y glibc.i686config dan start service open fire nya
chkconfig openfire on
systemctl start openfire.service
* Khusus Server Biasa / Bukan VPS ketikan beberapa command dibawah ini
firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=9090/tcp
firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=9091/tcp
firewall-cmd --reload
yum install -y postgresql postgresql-server postgresql-devel postgresql-libs
systemctl enable postgresql.service
postgresql-setup initdb
systemctl start postgresql.service
su postgres
Buatkan database openfire dengan cara command
createdb openfire
createuser -P openfire
psql -U postgres -d postgres -c "ALTER USER postgres WITH PASSWORD 'OUR-CHOSEN-PGSQL-PASSWORD';"
config settingan openfire sobat dengan command berikut, dan sesuaikan
nano /var/lib/pgsql/data/pg_hba.conf
# TYPE DATABASE USER CIDR-ADDRESS METHOD
# "local" is for Unix domain socket connections only
local all all md5
# IPv4 local connections:
host all all 127.0.0.1/32 md5
# IPv6 local connections:
host all all ::1/128 md5
Lalu restart paket nya.
systemctl restart postgresql.serviceselesai, silakan sobat buka ip servernya. dengan port 9090
http://<YOUR-SERVER-IP>:9090
sekian tutorial dari kalongers, semoga bermanfaat
Cara Setting IP Statik ataupun DHCP di Linux
Untuk setting IP statik di Debian dan turunannya, buka file :
# nano /etc/network/interfaces
Akan ada line default seperti ini :
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
Pada settingan default, ethernet kita akan tersetting dhcp, jika kita ingin mengganti ke statik silakan ganti command nya seperti ini :
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.55.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.55.1
dns-nameservers 8.8.8.8
dns-nameservers 8.8.4.4
Save File interfaces dengan cara ctrl+o -> enter -> ctrl+x
Kemudian kita akan setting dns pada linux, edit file di /etc/resolv.conf :
# nano /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8 # Ganti dengan DNS ip
nameserver 8.8.4.4 # Ganti dengan DNS ip
Restart Network dengan command :
# /etc/init.d/network restart [On SysVinit]
# systemctl restart network [On SystemD]
********************************************************************************
Untuk turunan Redhat, caranya adalah kita akan edit file berikut :
/etc/sysconfig/network
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
Buka dan edit file network :
# nano /etc/sysconfig/network
NETWORKING=yes HOSTNAME=info-kalong.local GATEWAY=192.168.55.1 NETWORKING_IPV6=no IPV6INIT=no
Edit lagi file ifcfg-eth0
# nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE="eth0" BOOTPROTO="static" DNS1="8.8.8.8" DNS2="8.8.4.4" GATEWAY="192.168.55.1" HOSTNAME="info-kalong.local" HWADDR="00:11:22:33:44:55" IPADDR="192.68.55.2" NETMASK="255.255.255.0" NM_CONTROLLED="yes" ONBOOT="yes" TYPE="Ethernet" UUID="8105c095-799b-4f5a-a445-c6d7c3681f07"
Edit DNS
# nano /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8 # Ganti dengan DNS ip
nameserver 8.8.4.4 # Ganti dengan DNS ip
Restart services network
# /etc/init.d/network restart [On SysVinit] # systemctl restart network [On SystemD]
Untuk Tambahan
nmcli -d
nmtui
Cara Install SSH Server di Ubuntu Server 16.04
Halo kalonger, kali ini ane akan sharing gimana caranya install ssh server,
gunanya buat remote-remote server. langsung aja ya.
ketik command
sudo apt-get install openssh-server
setelah installasi paket ssh nya, silakan setting port atau lain lainnya di settingan ini :
sudo nano /etc/ssh/sshd_config
Setelah semua dilakuin, restart paket ssh nya dengan command :
sudo /etc/init.d/ssh restart
Beres deh. ssh nya udah terinstall dan di setting, tinggal konek lewat terminal langsung di linux atau yang pake windows bisa pake aplikasi putty
Modification SSH config
# agar memperbolehkan login root lewat ssh
sudo nano /etc/ssh/sshd_config
Berikan command # pada line :
PermitRootLogin without-password
Tambahkan command :
PermitRootLogin yesRestart Paket SSH
service ssh restart
Langganan:
Komentar (Atom)







